Eka Utari Putri, Ni Putu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AWARENESS PEMANGKU KEPENTINGAN TERHADAP BERBAGI PENGETAHUAN PADA TAHAPAN DESAIN-KONSTRUKSI-OPERASIONAL Eka Utari Putri, Ni Putu; Utomo, Christiono
JURNAL TEKNIK SIPIL CENDEKIA (JTSC) Vol 7 No 1 (2026): Februari
Publisher : Departement of Civil Engineering, Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51988/jtsc.v7i1.454

Abstract

Industri konstruksi di Indonesia memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai tantangan terkait efisiensi, keberlanjutan, dan manajemen pengetahuan. Berbagi pengetahuan (knowledge sharing) antar pemangku kepentingan menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan proyek, memperkuat kolaborasi, meminimalkan kesalahan, mengurangi risiko, serta mendorong inovasi dan keberlanjutan operasional bangunan. Meskipun demikian, praktik berbagi pengetahuan dalam proyek konstruksi masih belum optimal, sehingga memunculkan permasalahan seperti rework dan rendahnya efisiensi.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesadaran stakeholder terhadap berbagi pengetahuan pada tahapan desain, konstruksi, dan operasional proyek properti di Surabaya dan memberikan rekomendasi strategi manajemen pengetahuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan memori proyek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang terlibat dalam tahapan proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun pemahaman konseptual mengenai berbagi pengetahuan telah cukup dikenal, implementasinya di lapangan masih belum optimal. Mayoritas responden lebih menyukai pertukaran pengetahuan secara lisan dibandingkan dengan dokumentasi tertulis. Selain itu, akses dan pemanfaatan pengetahuan eksplisit yang tersimpan dalam sistem digital dinilai masih sangat rendah. Terdapat juga pengaruh antara lama pengalaman kerja dengan tingkat pemahaman dan penerapan praktik berbagi pengetahuan. Secara umum, penelitian ini menyimpulkan bahwa kesadaran akan pentingnya berbagi pengetahuan telah ada, namun masih terdapat tantangan yang signifikan dalam penerapannya, terutama terkait dukungan sistemik, infrastruktur teknologi, dan budaya organisasi yang mendukung. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan strategi manajemen pengetahuan, pengembangan sarana teknologi pendukung, serta peningkatan kesadaran kolektif untuk menciptakan ekosistem berbagi pengetahuan yang efektif dalam proyek konstruksi.