Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Carpal Tunnel Syndrome Shani, Shita Aprilia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.63990

Abstract

Carpal tunnel syndrome (CTS) adalah neuropati yang disebabkan oleh kompresi dan traksi saraf medianus di terowongan karpal, dibatasi oleh tulang karapal dan oleh ligamentum transversal karpal. Kombinasi terapi Focus shock wave therapy, High intensity laser therapy, Ultrasound Diathermy dan HITENS merupakan modalitas fisioterapi non-invasif yang dapat membantu mengurangi nyeri dan meningkatkan fungsi tangan terutama pada CTS dengan derajat berat pasca terapi pembedahan yang tidak membaik. Melaporkan hasil penatalaksanaan pasien dengan CTS menggunakan kombinasi terapi Focus shock wave therapy, High intensity laser therapy, Ultrasound Diathermy dan HITENS. Pasien wanita berusia 51 tahun datang dengan keluhan kesemutan dan nyeri di tangan kanan dan kiri terutama di ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah. Keluhan dirasakan sejak 8 tahun yang lalu semakin lama semakin memberat satu tahun terakhir. Pada pemeriksaan fisik menunjukkan adanya atrofi otot thenar pada tangan kanan dan pada pemeriksaan test tinel ditemukan hasil positif, phalen test positif dan flick test positif pada tangan kanan dan kiri. Pasien sebelumnya telah mendapatkan terapi pembedahan sebelumnya namun tidak menunjukkan perbaikan gejala. Pada kasus ini pasien di berikan kombinasi terapi Focus shock wave therapy, High intensity laser therapy, Ultrasound Diathermy dan HITENS diberikan 1x/minggu selama 1 bulan dan dilakukan berselang. Setelah dilakukan fisioterapi selama 1 bulan pasien mengalami perbaikan dilihat dari skala nyeri dari 7-8 menjadi 4, dan terjadi peningkatan kekuatan otot dari 3 menjadi 4. Kombinasi terapi Focus shock wave therapy, High intensity laser therapy, Ultrasound Diathermy dan HITENS efektif mengurangi nyeri dan meningkatkan fungsi tangan pada pasien CTS derajat berat yang gagal dengan terapi pembedahan.