Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Long Term Debt to Equity Ratio (LTDER), Current Ratio (CR), dan Return on Equity (ROE) terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Infrastruktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024 Indira, Yulita; Kardinal, Kardinal
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6563

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kebutuhan pendanaan jangka panjang serta volatilitas kinerja keuangan perusahaan sektor infrastruktur di Indonesia pascapandemi Covid-19 yang berpotensi memengaruhi nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Long Term Debt to Equity Ratio (LTDER), Current Ratio (CR), dan Return on Equity (ROE) terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Price to Book Value (PBV) pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 250 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LTDER dan CR berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap PBV. Secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur modal jangka panjang dan likuiditas perusahaan menjadi faktor penting yang dipertimbangkan investor dalam menilai perusahaan sektor infrastruktur. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur keuangan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dan investor dalam pengambilan keputusan pendanaan dan investasi guna meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan di masa mendatang, khususnya pada sektor infrastruktur yang padat modal dan berorientasi jangka panjang di pasar modal Indonesia modern.