Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Gaya Hidup, Brand Image dan Harga Terhadap Repurchase Intention Di Starbucks Sun Plaza Medan Hafizi, Irfan; Siregar, Zulkarnain
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup, brand image, dan harga terhadap repurchase intention pada konsumen Starbucks Sun Plaza Medan. Sebagai merek kopi premium yang dikenal dengan nilai eksklusivitas, inovasi, serta komitmen terhadap keberlanjutan, Starbucks menghadapi tantangan perubahan tren dan gaya hidup konsumen yang semakin modern, dinamis, dan berorientasi pada pengalaman personal. Kondisi ini menuntut perusahaan untuk terus memperkuat strategi pemasaran dan citra merek agar tetap relevan dan mampu mempertahankan minat beli ulang konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Sampel penelitian berjumlah 130 responden yang dipilih melalui teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention dengan nilai beta sebesar 0,202 (20,2%) dan signifikansi 0,011. Brand image memiliki pengaruh paling dominan dengan nilai beta 0,649 (64,9%) dan signifikansi 0,000. Harga juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention dengan nilai beta sebesar 0,277 (27,7%) dan signifikansi 0,008. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 63,6% terhadap repurchase intention berdasarkan nilai Adjusted R Square, sedangkan sisanya sebesar 36,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan citra merek, penyesuaian harga, serta pemahaman terhadap gaya hidup konsumen dalam meningkatkan loyalitas dan minat beli ulang.