Penerangan jalan merupakan salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat desa untuk menunjang keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas pada malam hari. Desa Sirah Pulau Padang masih memiliki beberapa ruas jalan yang minim pencahayaan sehingga berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas, gangguan keamanan, serta keterbatasan mobilitas warga. Kondisi ini juga berdampak pada aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang cenderung menurun setelah matahari terbenam. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), dilakukan pemanfaatan energi surya sebagai solusi penerangan jalan yang ramah lingkungan, hemat energi, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi survei dan observasi kondisi eksisting pada jam rawan malam hari, identifikasi titik prioritas berdasarkan tingkat kebutuhan pencahayaan, perencanaan teknis pemasangan, instalasi lampu penerangan jalan umum tenaga surya di lokasi strategis, serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai cara penggunaan dan perawatan sederhana perangkat. Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada aspek teknis, tetapi juga pada pemberdayaan dan partisipasi masyarakat guna mendukung keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemasangan empat unit lampu tenaga surya mampu meningkatkan visibilitas jalan secara signifikan, memberikan rasa aman bagi masyarakat, serta mendorong peningkatan aktivitas sosial dan ekonomi pada malam hari. Selain itu, penggunaan energi surya mengurangi ketergantungan terhadap listrik konvensional dan menekan beban biaya operasional desa. Meskipun masih terdapat keterbatasan dalam jumlah unit dan belum dilakukan pengukuran kuantitatif intensitas cahaya secara komprehensif, program ini menunjukkan bahwa pemanfaatan energi terbarukan dapat menjadi solusi alternatif yang efektif, aplikatif, dan berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan dalam mendukung pembangunan desa berbasis kemandirian energi di Desa Sirah Pulau Padang.