Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Harga Saham Waisahni, Puput; Anggraini, Anggun
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan terhadap harga saham pada perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Sektor properti dan real estate dipilih sebagai objek penelitian karena memiliki karakteristik khusus, seperti ketergantungan yang tinggi terhadap pembiayaan eksternal, siklus bisnis yang relatif panjang, serta sensitivitas terhadap perubahan kondisi ekonomi makro. Kondisi tersebut menyebabkan harga saham pada sektor ini cenderung mengalami fluktuasi sehingga menarik untuk diteliti lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling sehingga diperoleh sampel perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Eviews 13. Sebelum dilakukan analisis regresi, terlebih dahulu dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi untuk memastikan kelayakan model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan struktur modal, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan berpengaruh terhadap harga saham. Namun secara parsial hanya ukuran perusahaan yang terbukti berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan struktur modal dan pertumbuhan penjualan tidak memiliki pengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa investor pada sektor properti dan real estate cenderung lebih mempertimbangkan skala atau ukuran perusahaan sebagai indikator utama dalam pengambilan keputusan investasi dibandingkan dengan struktur pendanaan maupun pertumbuhan penjualan perusahaan.