Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Transformational Leadership, Manajemen Talenta dan Work Life Balance terhadap Kinerja Pegawai pada Kecamatan Magelang Utara: - Frenny, Frenny; Mutaqiyathun, Ani; Sutanto, Aftoni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6978

Abstract

Penelitian ini berangkat dari urgensi untuk membedah faktor fundamental yang menentukan efektivitas layanan publik melalui kinerja pegawai di Kecamatan Magelang Utara. Fokus utamanya adalah mengevaluasi peran transformational leadership, manajemen talenta, dan kebijakan work-life balance dalam membentuk performa kerja pegawai. Dalam penelitian ini, kami menerapkan pendekatan kuantitatif dengan mengolah data yang diperoleh langsung dari lapangan. Untuk membedah hubungan antar variabel, kami menggunakan teknik regresi linier berganda. Analisis ini memungkinkan kami melihat dampak setiap faktor secara mandiri melalui uji-t, sekaligus mengukur kekuatannya secara bersama-sama melalui pengujian simultan uji F dan koefisien determinasi. Dari serangkaian uji statistik yang dilakukan, muncul satu temuan yang sangat menarik. Secara mandiri, ternyata hanya variabel work-life balance yang secara konsisten mampu mendongkrak performa kerja pegawai. Sebaliknya, aspek transformational leadership dan manajemen talenta tidak menunjukkan pengaruh signifikan jika berdiri sendiri dalam konteks ini. Meski demikian, secara kolektif ketiga faktor tersebut tetap memiliki pengaruh simultan yang berarti terhadap dinamika kinerja organisasi. Temuan ini memberikan sinyal kuat bahwa penguatan performa birokrasi tidak hanya bertumpu pada gaya kepemimpinan melainkan sangat ditentukan oleh sejauh mana organisasi berani mengambil langkah nyata. Intinya, efektivitas kinerja pegawai sangat bergantung pada kemauan manajemen untuk mengintegrasikan kebijakan yang secara tulus menghargai titik temu antara urusan pribadi dan tanggung jawab profesional mereka.