Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Proyek Pemasaran & Pemasaran Digital dengan Strategi Pengembangan Search Engine Marketing untuk Meningkatkan Brand Interest Produk Ramah Lingkungan Cassaplast Bioplastic Bawazier, Nazwa Nadine
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7017

Abstract

Cassaplast Bioplastic menghadapi tantangan rendahnya brand interest di pasar digital akibat minimnya optimasi strategi pemasaran digital, sehingga potensi pasar produk ramah lingkungan berbasis singkong ini belum tergali secara maksimal, baik untuk segmen B2B maupun B2C. Proyek ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi strategi pemasaran digital terpadu yang mencakup pengembangan landing page sebagai media promosi, penayangan iklan berbayar melalui Instagram Ads dan TikTok Ads, serta implementasi Search Engine Marketing (SEM) guna meningkatkan brand interest Cassaplast di pasar digital Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran yang memadukan metode kualitatif dan kuantitatif; data primer dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pemangku kepentingan Cassaplast, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari platform analitik digital meliputi Google Analytics 4, Meta Ads Manager, TikTok Ads Manager, dan Wix Analytics, yang selanjutnya dianalisis secara komparatif terhadap benchmark resmi industri dari SocialInsider, WordStream, dan ECDB tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunjungan landing page meningkat sebesar 381% dari 3.700 menjadi 17.800 views dengan Add to Cart Rate 21,7% yang melampaui rata-rata industri nasional sebesar 8,5%–9,0%; engagement rate kampanye mencapai 8,12% atau 93% di atas benchmark industri 4,20%, sementara Click-Through Rate tercatat sebesar 4,8%, melampaui acuan Google Search Ads di angka 3,17%. Keberhasilan kampanye juga divalidasi secara bisnis melalui masuknya pengajuan kemitraan dari pelaku usaha F&B berskala besar, Nasi Kebuli Alibaba (Jakarta), sebagai bukti nyata terbentuknya brand interest di segmen B2B.