Latar Belakang : Hipertensi merupakan kondisi kronis yang banyak terjadi dan menjadi penyebab utama komplikasi serius seperti gagal ginjal, stroke, dan penyakit jantung. Salah satu gejala umum yang sering dialami penderita hipertensi adalah nyeri akut, terutama di bagian tengkuk. Penanganan nyeri tidak hanya dilakukan secara farmakologis, namun terapi non-farmakologis seperti Progressive Muscle Relaxation (PMR) juga terbukti efektif. Tujuan ssMengimplementasikan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) untuk mengatasi masalah keperawatan nyeri akut pada pasien hipertensi di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode : Studi kasus deskriptif dilakukan pada satu subjek pasien dengan hipertensi dan keluhan nyeri akut. Intervensi dilakukan menggunakan teknik PMR selama beberapa sesi dengan pemantauan tekanan darah dan intensitas nyeri sebelum dan sesudah terapi. Hasil : Setelah dilakukan intervensi Terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) selama 3 hari (PMR), ditemukan skala nyeri 6 dan terjadi penurunan signifikan pada skala nyeri menjadi 2 dan tekanan darah pasien dari 180/88 mmHg menjadi 140/80 mmHg pasien Skala nyeri yang semula sedang menurun menjadi ringan, serta tekanan darah pasien, menunjukkan penurunan dari kondisi hipertensi ke kategori prahipertensi. Kesimpulan : Terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan tekanan darah pada pasien hipertensi. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif non-farmakologis dalam praktik keperawatan untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup pasien. Saran : Hasil studi kasus ini diharapkan dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi institusi, rumah sakit, dan peneliti dalam meningkatkan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta memahami perkembangan metode pembelajaran untuk mendukung pelaksanaan asuhan keperawatan yang optimal, khususnya pada pasien hipertensi.