Festival Culinary Night merupakan wadah pemberdayaan UMKM yang meningkatkan kesadaran terhadap produk lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui interaksi sosial dan promosi. Penelitian ini mengkaji tiga aspek utama: peningkatan SDM pelaku UMKM, peluang ekonomi, serta peningkatan keterampilan dan pengetahuan. Berlandaskan teori Jim Ife (1997) tentang pemberdayaan masyarakat, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode Riset Aksi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (Sisdamas), dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa festival ini mampu memperkuat kapasitas pelaku UMKM dalam pemasaran dan manajemen usaha, membuka peluang peningkatan penjualan, serta memperluas jejaring bisnis. Pendekatan Sisdamas memberikan dampak langsung terhadap kemandirian masyarakat melalui partisipasi aktif dan transformasi potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan. Kata Kunci : Pemberdayaan; UMKM; Festival; Sisdamas The Culinary Night Festival functions as a platform for empowering MSMEs by promoting local products and driving economic growth through social engagement. This study explores three key areas: improving human resources, expanding economic opportunities, and enhancing entrepreneurial skills. Using Jim Ife’s (1997) empowerment theory, the research employs qualitative methods through the Sisdamas model, with data collected via observation, interviews, and documentation. The findings show that the festival strengthens MSME marketing and management capacities, increases sales, expands market access, and fosters stronger business networks, supporting community self-reliance by transforming local potential into sustainable development. Keywords : Empowerment; MSMEs; Festival; Sisdamas