Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Regulasi Diri Anak Usia Dini melalui Montessori Silence Game Mei Naswinarsih; Nurbiana Dhieni; Asep Supena
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3480

Abstract

Regulasi diri merupakan keterampilan penting yang harus dikuasai anak usia dini karena dapat mempengaruhi performa belajar dan sosial. Dalam kerangka pikir Zimmerman, regulasi diri dipahami sebagai kemampuan individu untuk mengatur pikiran, perasaan, dan tindakan secara terencana melalui tahapan forethought, performance, dan self-reflection. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan regulasi diri anak usia dini melalui penerapan Montessori silennce game. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus dengan total 15 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah anak usia 4–5 tahun di TK reguler Kota Tangerang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi dengan indikator regulasi diri yang merujuk pada aspek pengendalian perilaku, perhatian, dan refleksi diri sesuai kerangka Zimmerman. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan regulasi diri anak pada setiap siklus setelah diterapkannya Montessori silence game. Anak menunjukkan peningkatan kemampuan menahan diri, mengikuti aturan, menjaga fokus selama aktivitas, serta merefleksikan perilaku secara sederhana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Montessori silence game efektif dalam mendukung pengembangan regulasi diri anak usia dini. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis Montessori dapat menjadi strategi pedagogis yang relevan untuk menumbuhkan keterampilan regulasi diri sejak usia dini.