Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi konsumen terhadap promosi digital melalui Instagram dan TikTok sebagai media pemasaran yang berkembang pesat di era digital. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan perilaku konsumen dalam mencari informasi produk dan melakukan keputusan pembelian. Instagram dan TikTok menjadi platform yang efektif karena menggabungkan visualisasi konten, interaktivitas, serta algoritma yang mampu menjangkau target pasar secara spesifik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggali pengalaman dan pandangan konsumen terhadap konten promosi yang disajikan oleh pelaku usaha. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap aktivitas promosi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen dipengaruhi oleh kreativitas konten, keaslian pesan, kredibilitas influencer, frekuensi kemunculan iklan, serta tingkat interaksi yang terbangun antara merek dan audiens. Promosi yang bersifat informatif, menghibur, dan relevan dengan kebutuhan konsumen cenderung menghasilkan respons positif serta meningkatkan minat beli. Sebaliknya, konten yang terlalu agresif dan tidak autentik dapat menimbulkan kejenuhan dan persepsi negatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi promosi digital melalui Instagram dan TikTok perlu dirancang secara adaptif, kreatif, dan berorientasi pada pengalaman konsumen. Dengan memahami persepsi konsumen, pelaku usaha dapat mengoptimalkan efektivitas promosi digital guna meningkatkan loyalitas dan keputusan pembelian secara berkelanjutan.