Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI DIAGNOSA KEBUTUHAN BELAJAR ANAK PADA PAUD INKLUSIF YANG BERKEADILAN DI TK ISLAM NURUL HUDA SAMARINDA Syakiro, Imma; Nurul Qomariah; Zaidah; Indrawati A. Tajrin; Afrida Karim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43108

Abstract

Inclusive education at the early childhood education (PAUD) level requires an accurate and equitable diagnosis of learning needs as the basis for implementing learning. This study used a qualitative approach with a case study design and was analyzed using the SWOT approach. Data collection was conducted through observation, in-depth interviews, and documentation studies of inclusive PAUD principals and teachers. The results showed that the implementation of learning needs diagnosis has been carried out through observation and collaboration with parents, but has not been running optimally due to limited supporting facilities. On the other hand, government policy support and increased public awareness provide opportunities to strengthen the practice of learning needs diagnosis. This study concludes that strengthening teacher competency, developing adaptive diagnostic instruments, and multi-stakeholder collaboration can realize equitable and equitable inclusive education.
Hidup Sehat Sejak Remaja Melalui Edukasi Kesehatan Untuk Prestasi Maksimal dan Pencegahan Dini Putri, Adinda Aullia Anatasya; Niken Ayu Meutiasari; Rezky, Nur Amalyah; Rezky; Sari Nuraini; Zaidah; Hasyrul Hamzah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17571

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada remaja yang rentan terhadap perilaku berisiko akibat kurangnya pengetahuan. Edukasi kesehatan sejak dini merupakan upaya penting dalam pencegahan penularan HIV/AIDS dan pembentukan perilaku hidup sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa tentang HIV/AIDS melalui edukasi kesehatan yang interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada Januari 2026 di SMK Kesehatan Samarinda dengan sasaran siswa kelas XI Jurusan Farmasi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi, permainan edukatif, serta evaluasi melalui post-test berbasis Google Form. Responden berjumlah 32 siswa yang dipilih secara purposive. Hasil post-test menunjukkan 62,5% responden memperoleh nilai 100%, 25,0% nilai 90%, dan 12,5% nilai 80%. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan siswa mengenai HIV/AIDS.