Zumaila, Lathif
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE STORY TELLING PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II SDI AL – IKHLAS KARANGREJO TULUNGAGUNG Zumaila, Lathif; Trisnantari, Hikmah Eva; Sari, Eka Yuliana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3840

Abstract

Keterampilan berbicara adalah suatu keterampilan yang wajib dimiliki oleh setiap orang, karena berbicara adalah salah satu media komunikasi yang digunakan setiap hari kepada orang lain. Salah satu cara meningkatkan keterampilan berbicara siswa adalah dengan menggunakan metode story telling. Metode story telling atau biasa disebut dengan metode bercerita merupakan salah satu cara yang efektif untuk melibatkan anak dalam meningkatkan kemampuan keterampilan berbicaranya Berdasarkan hasil pra observasi di SDI Al – Ikhlas, Karangrejo, Tulungagung menunjukkan bahwa lembaga pendidikan tersebut telah menerapkan metode story telling pada muatan pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas II A sesuai dengan visi sekolah yakni membentuk generasi muslim yang beriman dan bertaqwa, berahklak mulia, cerdas, terampil, serta mandiri. Saat pra observasi ada beberapa fenomena pada beberapa siswa yang memiliki semangat dan keceriaan dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses pembelajara pelaksanaan keterampilan berbicara melalui metode Story Telling dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas II SDI Al – Ikhlas Karangrejo Tulungagung. Berdasarkan uraian diatas data hasil penelitian, dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa melalui metode story telling cukup efektif digunakan untuk melatih keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia terutama dikalangan kelas rendah. Keterampilan berbicara siswa melalui metode story telling dengan nilai rata-rata 57,2, dari hasil rekapitulasi melalui kecenderungan siswa pada saat melakukan kesalahan pada setiap aspek.