Maryanti, Lala
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STEM BERBASIS PYTHAGORAS CUP TERHADAP DISPOSISI MATEMATIS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SD Maryanti, Lala; Yulianto, Dwi; Junaedi, Yusup
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3990

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya disposisi matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa sekolah dasar akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang interaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran STEM berbasis Pythagoras Cup terhadap disposisi matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SD. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 64 siswa, terdiri atas kelas V-A berjumlah 32 siswa sebagai kelas control dan kelas V-B berjumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian berupa angket disposisi matematis dan tes kemampuan berpikir kreatif matematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) model pembelajaran STEM berbasis Pythagoras Cup berpengaruh signifikan terhadap disposisi matematis siswa, (2) model pembelajaran STEM berbasis Pythagoras Cup berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, (3) terdapat perbedaan disposisi matematis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, (4) terdapat perbedaan signifikan kemampuan berpikir kreatif matematis antara kelas eksperimen dan kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran STEM berbasis Pythagoras Cup mampu meningkatkan disposisi matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SD secara lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional. persingkat lagi.