Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh kualitas produk, presepsi harga, brand image, digital marketing terhadap minat beli konsumen pada Abhirama Batik Tulis Wonosobo. Penelitian ini dilakukan kepada konsumen Abhirama Batik Tulis Wonosobo. Metode - Data yang digunakan adalah data primer yang berasal dari responden langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling yaitu menggunakan pertimbangan tertentu. Sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 105 responden yang merupakan konsumen Abhirama Batik Tulis Wonosobo. Data dianalisis menggunakan persamaan regresi linier berganda dengan SPSS versi 25. Hasil - Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas produk tidak berpengaruh terehadap minat beli konsumen , hal ini dibuktikan dengan nilai thitung 1,940 < ttabel 1,98282 dengan signifikansi 0,055 > α 0,05. Presepsi harga berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen yang dibuktikan dengan thitung 3,185 > ttabel 1,98282 dengan signifikansi 0,002 < α 0,05. Brand Image berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen yang dibuktikan dengan thitung 2,345 > ttabel 1,98282 dengan signifikansi 0,021 < α 0,05. Digital Marketing berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen yang dibuktikan dengan thitung 3,241 > ttabel 1,98282 dengan signifikansi 0,002 < α 0,05. Implikasi - Penelitian ini bermanfaat bagi pelaku UMKM Batik dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif. Dengan mengetahui faktor faktor yang berpengaruh terhadap minat beli konsumen, pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas produk, menentukan harga yang sesuai, membangun Brand Image yang kuat serta memanfaatkan digital marketing secara optimal. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah maupun pihak terkait dalam merancang program pembinaan UMKM batik agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif, baik di tingkat lokal maupun nasional.