Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Family Centered Care (Fcc) Terhadap Kualitas Perawatan Pasien Anak Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Melati Children Hospital Kota Malang Evita Syefinda Putri; Nurul Anjarwati; Chinthia Kartkaningtias
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i3.2158

Abstract

Kualitas perawatan pasien anak merupakan aspek penting dalam mendukung proses penyembuhan karena anak memiliki kebutuhan fisik dan psikologis yang kompleks serta rentan mengalami stress selama hospitalisasi. Pendekatan Family Centered Care (FCC) menekankan keterlibatan keluarga sebagai sistem pendukung utama anak dalam perawatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan FCC terhadap kualitas perawatan pasien anak. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional, melibatkan orang tua pasien anak sebagai responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur untuk menilai tingkat penerapan FCC dan kualitas perawatan pasien anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan FCC berpengaruh signifikan terhadap kualitas perawatan, yang tercermin dari meningkatnya kenyamanan, kepuasan, dan efektivitas perawatan pasien anak seiring dengan optimalnya keterlibatan keluarga. Temuan ini mengindikasikan bahwa FCC merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan mutu layanan keperawatan anak. Kesimpulannya, penerapan FCC secara konsisten dapat meningkatkan kualitas perawatan pasien anak, sehingga disarankan agar fasilitas pelayanan kesehatan mengintegrasikan FCC sebagai standar praktik dalam pelayanan keperawatan anak serta mengembangkan upaya berkelanjutan untuk mendukung implemntasinya.
Perbedaan Metode Kombinasi Hipnosis 5 Jari Dan Psychososial Care Perawat Terhadap Kualitas Hidup Pasien DM Di Ruang Rawat Inap RS Prima Husada Malang Fitri Octavia; Lembah Andriani; Chinthia Kartkaningtias
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i3.2166

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan perawatan jangka panjang dan dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Kondisi stres, kecemasan, serta kurangnya dukungan psikososial dapat memperburuk kondisi pasien DM. Oleh karena itu, diperlukan intervensi keperawatan yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien, salah satunya melalui metode hipnosis 5 jari dan psychosocial care perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan metode kombinasi hipnosis 5 jari dan psychosocial care perawat terhadap kualitas hidup pasien Diabetes Mellitus. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen. Sampel penelitian adalah pasien Diabetes Mellitus yang memenuhi kriteria inklusi dan diambil menggunakan teknik purposive sampling. Responden dibagi menjadi kelompok yang mendapatkan intervensi kombinasi hipnosis 5 jari dan psychosocial care perawat. Pengukuran kualitas hidup dilakukan menggunakan kuesioner yang telah terstandar sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji statistik yang sesuai untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kualitas hidup pasien Diabetes Mellitus setelah diberikan intervensi kombinasi hipnosis 5 jari dan psychosocial care perawat. Intervensi ini membantu pasien dalam mengelola stres, meningkatkan ketenangan psikologis, serta memberikan dukungan emosional sehingga berdampak positif terhadap kualitas hidup pasien. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan kualitas hidup pasien Diabetes Mellitus sebelum dan sesudah diberikan metode kombinasi hipnosis 5 jari dan psychosocial care perawat. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai salah satu pendekatan nonfarmakologis dalam praktik keperawatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien DM.