Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Persuasif Pengurus Nahdlatul Ulama Dalam Memotivasi Semangat Masyarakat Berorganisasi NU Saputra, Fani Wahyu Eka; Iswahyudi, Iswahyudi
JUSMA: Jurnal Studi Islam dan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): JUSMA VOL 5 NO 1 TAHUN 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jusma.v5i1.4997

Abstract

Komunikasi persuasif adalah suatu proses yang bertujuan untuk mempengaruhi sikap dan perilaku individu atau kelompok melalui pesan yang disampaikan. Dalam konteks ini, pengurus Nahdlatul Ulama ranting Desa Slambur Kecamatan Geger Madiun perlu menerapkan teknik-teknik komunikasi yang efektif untuk membangkitkan motivasi dan kesadaran masyarakat akan pentingnya berorganisasi. Dengan penggunaan komunikasi persuasif dirasa dapat menjangkau audiens di kalanganmasyarakat lebih efektif dalam mengajak masyarakat untuk terjun dalam organisasi khususnya organisasi NU. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui penyampaian pesan pengurus NU, (2) mendeskripsikan penggunaan media, serta (3) mendeskripsikan hasil dari penyampaian pesan komunikasi persuasif pengurus NU ranting Desa Slambur. Lokasi penelitian berada di Desa Slambur. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis, menunjukkan bahwa: (1) penyampaian pesan pengurus NU ranting Desa Slambur menggunakan pendekatan yang melalui kegiatan rutin dan non rutin, seperti kegiatan Lailatul Ijtima’ sebagai kegiatan rutin, dan pemerataan pengurus untuk menyampaikan secara lagsung non rutin. (2) penggunaan media komunikasi secara manual dengan plang NU, dan digital dengan Whatsapp, (3) Hasil dari penyampaian pesan oleh pengurus NU kepada masyarakat yang di lihat dari hasil secara Individu dan secara Sosial. Organisasi NU ini berperan sebagai wadah bagi masyarakat dalam bersosial di desa Slambur Kecamatan Geger Madiun.