p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Keadilan Keadilan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN PENGATURAN HUKUM LELANG DI INDONESIA DAN MALAYSIA DALAM PERSPEKTIF KEADILAN DAN EFISIENSI PROSES HUKUM Mustopa, Ceng Ato; Asri Resmining Pramesti, Raden; Vania, Ester
Keadilan : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Vol 24 No 1 (2026): Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/ejqy0a90

Abstract

Lelang sebagai lembaga hukum berfungsi menciptakan nilai dan mencairkan aset melalui mekanisme terbuka bagi berbagai pihak. Indonesia dan Malaysia, meski memiliki kesamaan sejarah dan budaya, mengadopsi sistem hukum berbeda: civil law dan common law. Perbedaan ini memengaruhi pengaturan lelang, termasuk prosedur, transparansi, dan perlindungan hukum. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan pengaturan hukum lelang di kedua negara dari perspektif keadilan dan efisiensi proses hukum, untuk menilai efektivitas regulasi dalam menjamin kepastian hukum, transparansi, dan prosedur lelang yang adil. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif, menganalisis perundang-undangan, doktrin hukum, dan putusan pengadilan terkait lelang di Indonesia dan Malaysia. Studi kepustakaan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, dianalisis secara kualitatif dan komparatif untuk menilai efektivitas regulasi dalam menjamin keadilan, transparansi, kepastian hukum, dan efisiensi proses lelang. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa pengaturan hukum lelang di Indonesia dan Malaysia menawarkan pendekatan berbeda dalam mewujudkan asas keadilan dan efisiensi. Indonesia unggul dalam transparansi dan kecepatan melalui digitalisasi lelang, namun menghadapi keterbatasan perlindungan hukum substantif. Malaysia menekankan pengawasan yudisial yang ketat, menghasilkan kepastian hukum tinggi meski proses lebih lambat. Temuan ini menyoroti trade-off antara efisiensi dan perlindungan hak, memberikan masukan strategis bagi pengembangan mekanisme lelang yang seimbang dan lebih efektif di kedua negara.  Kata Kunci: Hukum Lelang; Keadilan dan Efisiensi; Indonesia-Malaysia 
PERBANDINGAN PENGATURAN HUKUM LELANG DI INDONESIA DAN MALAYSIA DALAM PERSPEKTIF KEADILAN DAN EFISIENSI PROSES HUKUM Mustopa, Ceng Ato; Asri Resmining Pramesti, Raden; Vania, Ester
Keadilan : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Vol 24 No 1 (2026): Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/ejqy0a90

Abstract

Lelang sebagai lembaga hukum berfungsi menciptakan nilai dan mencairkan aset melalui mekanisme terbuka bagi berbagai pihak. Indonesia dan Malaysia, meski memiliki kesamaan sejarah dan budaya, mengadopsi sistem hukum berbeda: civil law dan common law. Perbedaan ini memengaruhi pengaturan lelang, termasuk prosedur, transparansi, dan perlindungan hukum. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan pengaturan hukum lelang di kedua negara dari perspektif keadilan dan efisiensi proses hukum, untuk menilai efektivitas regulasi dalam menjamin kepastian hukum, transparansi, dan prosedur lelang yang adil. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif, menganalisis perundang-undangan, doktrin hukum, dan putusan pengadilan terkait lelang di Indonesia dan Malaysia. Studi kepustakaan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, dianalisis secara kualitatif dan komparatif untuk menilai efektivitas regulasi dalam menjamin keadilan, transparansi, kepastian hukum, dan efisiensi proses lelang. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa pengaturan hukum lelang di Indonesia dan Malaysia menawarkan pendekatan berbeda dalam mewujudkan asas keadilan dan efisiensi. Indonesia unggul dalam transparansi dan kecepatan melalui digitalisasi lelang, namun menghadapi keterbatasan perlindungan hukum substantif. Malaysia menekankan pengawasan yudisial yang ketat, menghasilkan kepastian hukum tinggi meski proses lebih lambat. Temuan ini menyoroti trade-off antara efisiensi dan perlindungan hak, memberikan masukan strategis bagi pengembangan mekanisme lelang yang seimbang dan lebih efektif di kedua negara.  Kata Kunci: Hukum Lelang; Keadilan dan Efisiensi; Indonesia-Malaysia