Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Konseptual Transformasi Pembelajaran Berbasis Teknologi di Indonesia Menuju Era Society 5.0 Hengki Nurhuda; Muhammad Hafiz
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 2 No. 01 (2026): ISSUE APRIL
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual transformasi pembelajaran berbasis teknologi dalam sistem pendidikan di Indonesia pada era Society 5.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research) yang mengkaji berbagai literatur ilmiah mutakhir, dokumen kebijakan pendidikan nasional, serta hasil penelitian yang relevan dengan digitalisasi pendidikan. Sumber data diperoleh melalui penelusuran literatur pada database jurnal nasional seperti SINTA, Garuda, dan Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2023–2025. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, kategorisasi tema, dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi pembelajaran berbasis teknologi di Indonesia ditandai dengan penguatan ekosistem digital melalui pemanfaatan Learning Management System (LMS), kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), analitik data pendidikan, serta media pembelajaran interaktif. Selain itu, terjadi pergeseran peran guru dari penyampai informasi menjadi fasilitator dan desainer pembelajaran digital yang menuntut kompetensi pedagogik digital yang adaptif. Penelitian ini juga menemukan bahwa tantangan utama transformasi pembelajaran meliputi kesenjangan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi, serta perlunya integrasi nilai-nilai humanistik dalam pemanfaatan teknologi pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi pembelajaran berbasis teknologi pada era Society 5.0 harus dilaksanakan secara sistemik, inklusif, dan berkelanjutan dengan menempatkan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa mengabaikan dimensi kemanusiaan dalam pendidikan.
Penerapan Problem-Based Learning Berbasis Media Digital untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Kebidanan Hengki Nurhuda; Rheta Mulia Putri
EDUKATIF: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Vol. 2 No. 01 (2026): ISSUE APRIL
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa kebidanan melalui penerapan strategi pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) berbasis media digital pada Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Tangerang. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 32 mahasiswa semester VI. Teknik pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar berbasis teori ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction), lembar observasi aktivitas mahasiswa, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif melalui persentase peningkatan motivasi belajar pada setiap siklus serta analisis reflektif terhadap proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbasis media digital mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa secara signifikan. Pada kondisi awal, mahasiswa dengan kategori motivasi tinggi hanya 25%. Setelah penerapan tindakan pada Siklus I meningkat menjadi 69%, dan pada Siklus II mencapai 94%. Peningkatan motivasi terjadi karena pendekatan PBL mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif dalam pemecahan kasus kebidanan yang kontekstual serta memanfaatkan media digital yang mendukung pembelajaran interaktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi Problem-Based Learning berbasis media digital efektif dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa kebidanan, khususnya dalam pembelajaran yang berkaitan dengan pemecahan masalah klinis.