KHOLIFATUL IFTITAH, MASKARTIKA
STKIP PGRI Jombang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RAGAM BAHASA JARGON VICKY PRASETYO DI MEDIA ELEKTRONIK TELEVISI TAHUN 2013 KHOLIFATUL IFTITAH, MASKARTIKA
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2017): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v1i1.110

Abstract

Penelitian ini berjudul “Ragam Bahasa Jargon Vicky Prasetyo Di Media Elektronik Televisi”. Jargon adalah variasi bahasa sosial yang digunakan secara terbatas oleh kelompok-kelompok sosial tertentu. Alasan peneliti meneliti bahasa jargon yang digunakan Vicky Prasetyo karena ingin mengetahui arti dan maksud bahasa jargon yang digunakan oleh Vicky Prasetyo saat berkomunikasi dan agar masyarakat umum tidak melupakan kaidah tata bahasa baku yang sudah ada. Menurut hasil pengamatan, maraknya jargon mengakibatkan banyak masyarakat yang lupa akan tata bahasa baku bahasa Indonesia.            Rumusan masalah yang digunakan dalam penelitian diharapkan dapat menemukan bentuk jargon berdasarkan proses pembentukannya dan bentuk jargon berdasarkan sumber istilah, dalam jargon Vicky Prasetyo di media elektronik televisi. Peneliti menggunakan teori sosiolinguistik untuk membahas tentang variasi bahasa yang termasuk dalam variasi bahasa dari segi penutur berupa jargon. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Alasan peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif karena peneliti mendeskripsikan bentuk bahasa jargon berdasarkan proses pembentukannya dan bentuk bahasa jargon berdasarkan sumber istilah dalam komunikasi Vicky Prasetyo di media elektronik televisi.            Hasil penelitian yang peneliti tuliskan menunjukkan bahwa jargon yang digunakan Vicky Prasetyo memiliki bentuk jargon yang berbentuk kosakata, ungkapan yang digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk berkomunikasi, misalnya: mempertakut, harmonisisasi, mempersuram, kontroversi hati, konspirasi kemakmuran, mendeklarasikan hati. Bentuk jargon berdasarkan proses pembentukannya terbagi menjadi lima yaitu: kata dasar, afiksasi, reduplikasi, pemajemukan dan abreviasi. Bentuk jargon berdasarkan sumber istilah terbagi menjadi tiga yaitu: kosakata bahasa Indonesia, kosakata bahasa Serumpun dan kosakata bahasa Asing.