Pembelajaran mendalam (deep learning) merupakan pendekatan belajar yang menekankan pemahaman konsep secara reflektif, analitis, dan aplikatif, sehingga murid mampu mengaitkan pengetahuan, menstransfer konsep, serta menerapkannya dalam berbagai konteks. Di SMK, pendekatan ini menjadi penting karena lulusan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang mendukung kesiapan kerja dan pembelajaran sepanjang hayat. Artikel ini bertujuan menganalisis peranan psikologi pendidikan dalam mendukung terciptanya pembelajaran mendalam pada proses belajar mengajar di SMKN 1 Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library reseaach) dengan menelaah berbagai teori dan hasil penelitian terkait psikologi belajar, perkembangan kognitif murid, motivasi belajar, dan strategi pembelajaran yang relevan dengan karakteristik murid SMK. Literatur yang dikaji dipilih berdasarkan beberapa kriteria, yaitu: (1) relevansi dengan topik pembelajaran mendalam (deep learning) dan psikologi pendidikan; (2) bersumber dari buku ilmiah dan artikel jurnal bereputasi; (3) dipublikasikan dalam rentang sepuluh tahun terakhir, kecuali teori klasik yang masih relevan secara konseptual; serta (4) memiliki kredibilitas akademik yang ditunjukkan melalui proses telaah sejawat (peer review). Proses analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesis temuan-temuan utama dari berbagai sumber untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai peranan psikologi pendidikan dalam mendukung pembelajaran mendalam di SMK Hasil kajian menunjukkan bahwa psikologi pendidikan berperan penting dalam pembelajaran mendalam (deep learning) yaitu dengan menggeser pembelajaran dari pendekatan permukaan yang berorentasi pada hafalan menuju pembelajaran reflektif, analitis, dan berbasis pemecahan masalah.