Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Akurasi  Diagnostik Pemeriksaan Point-Of-Care Pada Infeksi Saluran Kemih Anak: Tinjauan Sistematis Kardani, Astrid Kristina; Syampera, Siti Ayu Raychika
Jurnal Klinik dan Riset Kesehatan Vol 5 No 2 (2026): Volume 5 No 2, Edisi Februari 2026
Publisher : RSUD Dr. Saiful Anwar Province of East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jk-risk.05.2.7

Abstract

Pendahuluan: Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu infeksi bakteri tersering pada populasi pediatrik dan memerlukan diagnosis yang cepat serta akurat untuk mencegah komplikasi. Pemeriksaan point-of-care testing (POCT) memungkinkan diagnosis secara cepat di fasilitas pelayanan kesehatan, namun akurasi diagnostiknya pada anak masih perlu dievaluasi secara sistematis. Tujuan: Menilai akurasi diagnostik pemeriksaan point-of-care pada infeksi saluran kemih anak berdasarkan publikasi ilmiah periode tahun 2015–2025. Methode: Pencarian literatur dilakukan secara sistematis melalui basis data PubMed, EuropePMC, OpenAlex, dan ScienceDirect. Studi yang diikutsertakan adalah penelitian yang mengevaluasi pemeriksaan diagnostik point-of-care (seperti uji dipstick dan pemeriksaan diagnostik cepat lainnya) pada populasi pediatrik usia 0–18 tahun serta melaporkan luaran akurasi diagnostik. Hasil: Dari 115 artikel yang teridentifikasi pada tahap awal, empat studi memenuhi kriteria inklusi. Uji dipstick menunjukkan variasi sensitivitas dan spesifisitas antar penelitian, sedangkan pemeriksaan uNGAL serta sampel urin yang diperoleh melalui kateter menunjukkan akurasi diagnostik tertinggi. Secara umum, POCT memberikan hasil yang cepat dan cukup andal, meskipun memiliki keterbatasan akurasi dalam mendeteksi keton. Kesimpulan: Pemeriksaan point-of-care memberikan diagnosis yang cepat dan relatif andal pada infeksi saluran kemih anak, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan klinis. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan akurasi dan validitas penggunaannya pada populasi pediatrik.