Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi dan pola kutipan dalam kajian global terkait fraud (kecurangan) di sektor perbankan, mengidentifikasi penulis, jurnal, dan institusi paling berpengaruh, serta memetakan tema-tema utama dan arah perkembangan riset dalam bidang ini. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik terhadap 137 publikasi ilmiah yang terindeks di basis data Scopus. Analisis dilakukan dengan bantuan perangkat lunak VOSviewer untuk mengidentifikasi kolaborasi penulis, jaringan ko-sitasi, serta klaster kata kunci yang dominan dalam penelitian tentang fraud di sektor perbankan. Temuan – Hasil studi menunjukkan lonjakan signifikan dalam jumlah publikasi dan sitasi sejak tahun 2020, yang kemungkinan dipicu oleh meningkatnya kompleksitas sistem keuangan digital dan kebutuhan akan penguatan regulasi pasca-pandemi. Temuan utama mengindikasikan bahwa isu fraud dalam perbankan semakin menjadi perhatian global, dengan fokus pada teknologi deteksi penipuan, pengawasan regulasi, manajemen risiko, serta peran kecerdasan buatan dan big data dalam pencegahan fraud Orisinalitas/nilai – Studi ini menyajikan pemetaan bibliometrik yang komprehensif mengenai penelitian fraud di sektor perbankan. Analisis ini memberikan wawasan strategis bagi peneliti dan pembuat kebijakan untuk memahami arah riset global serta mengidentifikasi celah penelitian yang masih terbuka. Implikasi – Dari sisi kebijakan, penelitian ini menekankan pentingnya penguatan sistem pengawasan keuangan, kolaborasi lintas sektor, serta investasi dalam teknologi pendeteksian fraud yang adaptif dan real-time. Implikasi sosial – Kajian ini menyoroti pentingnya kepercayaan publik terhadap sistem perbankan dan perlindungan konsumen dalam menciptakan ekosistem keuangan yang stabil, transparan, dan berkelanjutan.