Komang Widiarini
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Mediasi Organizational Citizenship Behavior dalam Hubungan antara Pelatihan, Komunikasi Organisasi, dan Karakteristik Individu terhadap Kinerja Pegawai RSUD Kabupaten Buleleng Komang Widiarini; M. Rudi Irwansyah; Putu Indah Rahmawati
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Januari - Februari 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v7i3.7850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, komunikasi, dan karakteristik individu terhadap kinerja pegawai melalui Organizational Citizenship Behavior pada Unit Rawat Inap RSUD Kabupaten Buleleng. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peningkatan kinerja pegawai rumah sakit pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai, dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan, komunikasi, dan karakteristik individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Pelatihan dan komunikasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior, sedangkan karakteristik individu tidak berpengaruh signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior. Selain itu, Organizational Citizenship Behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Analisis mediasi menunjukkan bahwa Organizational Citizenship Behavior memediasi pengaruh pelatihan dan komunikasi terhadap kinerja pegawai, namun tidak memediasi pengaruh karakteristik individu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja pegawai rumah sakit pemerintah memerlukan penguatan pelatihan, komunikasi organisasi yang efektif, serta pengembangan perilaku ekstra-peran dalam lingkungan kerja yang suportif.