p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Abdimas Langkanae
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Abdimas Langkanae

Pemanfaatan Limbah Tanaman Nilam untuk Pembuatan Kompos Indriani, Indriani; A. Muh. Ayyub Ht; A., Siti Nur Syam Ismaniza; Siti Nurazizah Jufri; Silvi, Silvi; Anni Marlina M; Nurfaulah. S
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.506

Abstract

Limbah nilam mengandung nutrisi yang dapat diolah menjadi kompos. Lahan pertanian membutuhkan pupuk organik guna meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, meningkatkan produktivitas hasil pertanian, serta memberdayakan para petani. Namun, hingga saat ini, pemanfaatan limbah nilam sebagai bahan kompos di Kelurahan Mambi belum dilakukan oleh para petani maupun masyarakat setempat. Ampas dari sisa-sisa ranting dan daun nilam sering kali dibuang begitu saja dan dibiarkan menjadi limbah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberi sosialisasi serta implementasi pemanfaatan limbah nilam untuk pembuatan pupuk kompos dengan bantuan aktivator EM4 guna efisiensi biaya pemupukan serta menjadikan pupuk kompos yang ramah lingkungan di kelurahan Mambi Kabupaten Mamasa. Dalam kegiatan ini juga akan menggunakan teknik anaerob guna mempercepat proses pengomposan. Kegiatan ini terdiri dari persiapan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi program. Pada tahap pelaksanaan kegiatan petani/masyarakat langsung diberikan pelatihan cara pembuatan kompos serta sosialisasi manfaat kompos pada tanah dan tanaman.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pemahaman kepada petani dan penduduk lokal bahwa limbah nilam, yang sering dibiarkan menumpuk atau bahkan dibuang ke sungai, sebenarnya dapat diolah menjadi kompos yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Selain itu, pengelolaan limbah ini juga berperan penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi pencemaran yang disebabkan oleh limbah nilam. Penggunaan kompos tidak hanya berpotensi menurunkan biaya produksi tetapi juga meningkatkan kesuburan tanah, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas pertanian.Petani juga dapat mengurangi penggunaan dan pembelian pupuk kimia sehingga dapat menekan biaya produksi.
Pengelolaan Limbah Nilam Menjadi Briket dan Branding Digital Berbasis Literasi Bahasa Upaya Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kelurahan Aralle Kabupaten Mamasa Ht, A. Muh. Ayyub; Indriani, Indriani; Jufri, Siti Nurazizah; Siti Nur Syam Ismaniza A.; Silvi, Silvi; Ari Anggara; Anni Marlina M
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.507

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan limbah nilam pasca penyulingan yang selama ini hanya ditumpuk, dibiarkan membusuk, atau dibakar sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan hilangnya potensi ekonomi. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan keterampilan kepada masyarakat dalam memanfaatkan limbah nilam menjadi briket arang yang bernilai tambah melalui branding digital berbasis literasi bahasa, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan mengenai potensi pemanfaatan limbah nilam, pelatihan praktik pembuatan briket dengan menggunakan perekat alami, serta demonstrasi pembakaran sebagai uji coba hasil produksi. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Aralle, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa pada tanggal 21 Agustus 2025 dan diikuti oleh  23 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh masyarakat mampu memahami dan mempraktikkan proses produksi briket, menghasilkan produk briket dasar yang layak digunakan, serta menyusun slogan promosi sederhana melalui media sosial. Manfaat yang diperoleh adalah meningkatnya keterampilan masyarakat dalam teknologi tepat guna, bertambahnya kesadaran terhadap nilai tambah limbah, dan pemahaman awal strategi pemasaran digital. Kegiatan ini menegaskan bahwa pemanfaatan limbah nilam dapat menjadi solusi energi alternatif sekaligus peluang wirausaha berbasis literasi bahasa.