Osteoporosis merupakan salah satu penyakit degeneratif yang banyak terjadi pada lansia dan berisiko menyebabkan penurunan kualitas hidup, kecacatan, bahkan kematian akibat patah tulang. Kelompok lanjut usia (lansia) sangat beresiko menderita osteoporosis, sehingga apabila lansia mengalami patah tulang kejadiannya selalu dikaitkan dengan osteoporosis. Pencegahan osteoporosis sejak dini sangat penting, terutama melalui peran keluarga sebagai sistem pendukung utama bagi lansia. Keluarga menjadi salah satu pilihan lansia untuk tinggal karena merupakan tempat yang sesuai untuk lansia. Meningkatnya kejadian osteoporosis menuntut keluarga untuk berperan membantu pencegahan osteoporosis terutama pada lansia. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis gambaran dukungan keluarga dalam pencegahan osteoporosis pada lansia di wilayah Kelurahan Gayamdompo. Jenis penelitian ini adalah korelasi (correlational research). Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 57 responden.Instrument penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas distribusi dukungan keluarga lansia sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 30 responden (52,6%), Diharapkan kepada petugas kesehatan agar meningkatkan penyuluhan kesehatan tentang osteoporosis