Onde , Mitrakasih La Ode
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penerapan Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran IPAS di sekolah Dasar Negeri Topa Kota Baubau B, Fitriani.; Onde , Mitrakasih La Ode; Aswat, Hijrawatil
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2298

Abstract

Kajian ini difokuskan pada pelaksanaan kurikulum Merdeka dalam pembelajaaran IPAS di Kelas IV Negeri Topa , Kota Baubau. Lingkup penelitian meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan pembelajaran di kelas, penerapan pembelajaran berdiferensiasi, mekanisme asesmen pembelajaran, serta analisis terhadap faktor-faktor yang memfasilitasi dan menghambat keberhasilan implementasi kurikulum Merdeka.. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan melibatkan kepala sekolah, guru kelas IV, dan peserta didik sebagai dubjek penelitian. Tehnik pengumpulan data meliputi wawancara terstruktur dan observasi pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum Merdeka di SD Negeri Topa berlangsung secara sistematis, yang tercermin dalam pengembangan perangkat pembelajaran yang mengacu pada capaian pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran IPAS dilakukan secara kontekstual dengan memadukan pendekatan inkuiri, diskusi, dan proyek sederhana, disertai penerapan diferensiasi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik dan kemampuan peserta didik. Asesmen pembelajaran dilaksanakan secara holistik denganĀ  mengintegrasikan asesmen formatif, asesmen sumatif, dan asesmen berbasis proyek. Kendati demikian, implementasi kurikulum masih dihadapkan pada beberapa hambatan, seperti keterbatasan sumber belajar IPAS, keterbatasan waktu dalam pengembangan perangkat ajar, serta proses penyesuaian peserta didik terhadap model pembelajaran aktif. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan kurikulum Merdeka pada pembelajaran IPAS d=sangat bergantung pada dukungan kepemimpinan sekolah, kesiapan professional guru, serta adanya pendamping berkelanjutan guna mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik secara optimal.