Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe The Power of Two berbantuan media manipulatif terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, yaitu membandingkan hasil belajar antara kelas eksperimen yang diberi perlakuan model The Power of Two berbantuan media manipulatif dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji prasyarat, yaitu uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas Levene, kemudian dilanjutkan dengan uji Independent Sample t-test. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data pretest dan posttest pada kelas kontrol maupun kelas eksperimen berdistribusi normal, dengan nilai signifikansi seluruhnya lebih besar dari 0,05. Selanjutnya, hasil uji homogenitas Levene menunjukkan bahwa varians data pretest dan posttest antara kelas kontrol dan kelas eksperimen bersifat homogen, dengan nilai signifikansi seluruhnya lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, data memenuhi asumsi untuk dilakukan analisis statistik parametrik. Hasil uji Independent Sample t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 3,112 dengan derajat kebebasan (df = 48), sedangkan nilai t tabel sebesar 2,010 pada taraf signifikansi 0,05. Karena t hitung > t tabel (3,112 > 2,010) dan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe The Power of Two berbantuan media manipulatif berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar peserta didik.