Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penatalaksanaan Hipertensi Melalui Edukasi, Senam, Pemberian Jus Semangka dan Pelatihan Kader Kesehatan: Penelitian Arya Ramadhan; Yudi Abdul Majid; Aulia Nurul Azizah; Cindy Aulia Tirmizi; Linda Puspita; Pelda Ananda Putri; Sri Rahmiliah; Syulis Jurniarisnin Putra; Tarisa D; Triana Putri; Widiya Ferti Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5578

Abstract

Keperawatan komunitas berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif, preventif, dan pemberdayaan masyrakat. Pelaksanaan Praktik keperawatan komunitas ini dilaksanakan melalui kegiatan praktik praktik profesi mahasiswa pada stase keperawatan komunitas yang dilaksankan di Kecamatan Seberang Ulu II, Kelurahan 13 Ulu RT 07, 08, dan 26 Kota Palembang. Tujuan mengidentifikasi masalah kesehatan komunitas serta menerapkan intervensi keperawatan berbasis kebutuhan masyarakat, khususnya terkait hipertensi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif partisipatif dengan proses keperawatan komunitas yang meliputi pengkajian, analisis data, penentuan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui survei, observasi, wawancara, dan pemeriksaan kesehatan. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa masalah kesehatan utama adalah tingginya kejadian hipertensi pada kelompok usia dewasa (31,3%) dan lansia (83,3%), data sekunder dari Puskesmas setempat menunjukan bahwa hipertensi adalah penyakit dengan urutan tertinggi kedua dibandingkan dengan penyakit lain. Tingginya kejadian hipertensi tersebut menimbulakan berbagai masalah seperti kerusakan pembuluh darah, menyebabkan stroke, serangan jantung, gagal jantung, gagal ginjal, kebutaan, hingga kematian. Untuk itu perlu berbagai upaya penatalaksanaannya. Intervensi yang  pada legiatan ini adalah edukasi kesehatan, posyandu lansia, skrining hipertensi, senam hipertensi, pemberdayaan kader, dan pendekatan komunikasi partisipatif berbasis budaya. Implementasi intervensi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan serta pengelolaan hipertensi.