Hidayah, Ana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Spiritual Capital Sebagai Modal Usaha Muslim: Studi Kualitatif Pada Pelaku UMKM Desa Sawo Kecamatan Campurdarat Hidayah, Ana Nur; Hidayah, Ana
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 02 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i02.3266

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Dalam memperkuat perannya, UMKM membutuhkan modal untuk menjalankan aktivitas usaha. Namun, pelaku UMKM kerap menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal finansial, rendahnya akses teknologi, lemahnya manajemen, dan persaingan pasar yang semakin ketat. Dalam kondisi tersebut, pelaku usaha tidak hanya mengandalkan modal material, tetapi juga modal non-material yang bersumber dari nilai, keyakinan, dan spiritualitas. Fenomena ini melahirkan konsep spiritual capital sebagai modal usaha Muslim. Penelitian ini bertujuan menganalisis spiritual capital sebagai modal usaha Muslim dengan pendekatan kualitatif fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM Muslim di Desa Sawo, lalu dianalisis secara tematik melalui reduksi dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritual capital dimaknai sebagai nilai religius berlandaskan tauhid yang tercermin dalam sikap amanah, ikhlas, sabar, syukur, dan tawakal. Usaha dipandang sebagai ibadah dan sarana memperoleh keberkahan. Implementasinya terlihat pada kejujuran transaksi, menjaga kehalalan produk, etika bisnis Islam, serta zakat dan sedekah. Spiritual capital berkontribusi pada kepercayaan pelanggan, reputasi usaha, ketahanan psikologis, serta keberlanjutan dan daya saing UMKM. Implikasi pada penelitian ini adalah spiritual capital berperan penting dalam keberlanjutan UMKM. Nilai keislaman dapat diintegrasikan dalam manajemen dan pemasaran berbasis kepercayaan, menjadi dasar program pemberdayaan pemerintah, indikator non-finansial bagi lembaga keuangan syariah, serta materi pelatihan etika dan motivasi spiritual dalam pendampingan usaha