Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi remaja melalui program sosialisasi literasi berbasis komunitas di Yayasan Cakra Budaya Nusantara, Sukoharjo. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada rendahnya kemampuan literasi baca-tulis dan literasi digital di kalangan remaja, yang ditandai dengan minimnya minat baca, keterbatasan kemampuan memahami informasi secara kritis, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital secara produktif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif dengan model sosialisasi interaktif yang melibatkan peserta secara aktif melalui diskusi, praktik, dan refleksi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, sosialisasi, praktik literasi, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman literasi baca-tulis, kesadaran literasi digital, serta minat baca peserta. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya literasi sebagai praktik sosial dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis komunitas yang partisipatif dan kontekstual efektif dalam mengembangkan kompetensi literasi remaja secara holistik. Oleh karena itu, program literasi serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan.