Persalinan Section Caesarea (SC) merupakan teknik persalinan yang dilakukan untuk menyelamatakan ibu dan bayi berdasarkan indikasi sosial, relatif, janin dan absolut. Komplikasi persalinan yang menyebabkan Section Caesarea (SC) seringkali berkaitan dengan faktor ibu dan janin seperti partus lama, gawat janin, preeklamspsia dan kelainan letak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor yang mempengaruhi kejadian persalinan Sectio Caesarea di Rumah Sakit Al-Islam Bandung tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kuantitatif menggunakan rancangan analitik observasional dengan desain penelitian potong lintang (cross sectional) menggunakan analisis uji statistik chi-square dan uji regresi berganda. Faktor yang diteliti terdiri dari variabel karakteristik sosial (usia dan pekerjaan) dan variabel karakteristik medis (indikasi medis: Bekas SC, PEB, KPD, Gemelli, Kelainan letak janin). Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu catatatan data persalinan tahun 2024 yang didapatkan dari rekam medis RS Al-Islam Bandung. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin di RS Al-Islam Bandung selama tahun 2024 dengan sampel 446 orang ibu bersalin. Hasil analisis disimpulkan mayoritas persalinan dilakukan secara sectio caesarea (60,5%). Hasil analisis juga menunjukkan bahwa berdasarkan uji regresi logistic variabel Bekas SC, Gemelli, Kelainan Letak dan PEB memiliki nilai p-value < α 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan dengan persalinan Section Caaesarea, sedangkan untuk variabel KPD, Umur dan Pekerjaan tidak memilki hubungan signifikan dengan persalinan Section Caesarea.