Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Dengan Keberhasilan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Pirhi, Marescoti Olivera; Koamesah, Sangguana Marthen Jacobus; Su , Djie To Rante; Buntoro, Ika Febianti
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JAIA.704

Abstract

Kematian bayi masih menjadi permasalahan kesehatan global. Angka kematian bayi di Indonesia mengalami peningkatan sebanyak 12.779 kasus pada tahun 2023. Memberikan ASI eksklusif dan melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) setelah kelahiran ialah upaya yang efektif dalam menurunkan risiko kematian pada bayi. Namun, proporsi pemberian ASI eksklusif secara global menurut World Health Organization masih sebesar 48%. Di Indonesia, proporsi pelaksanaan ASI eksklusif menurun dari 67,74% di tahun 2019 menjadi 63,9% di tahun 2023, termasuk di Kota Kupang. Pelaksanaan IMD di Kota Kupang juga menunjukkan penurunan serta hasil penelitian sebelumnya masih memiliki temuan yang belum konsisten terkait relasi antara IMD dan ASI eksklusif. Kajian ini dilakukan untuk memahami keterkaitan antara IMD dan keberhasilan pemberian ASI eksklusif di Kota Kupang. Kajian dengan pendekatan cross-sectional ini, dilaksanakan di Puskesmas Sikumana, Oesapa, dan Pasir Panjang pada Juli–Agustus 2025. Data dikumpulkan dari 96 responden melalui kuesioner, lalu dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil memperlihatkan bahwa 84,4% tidak melaksanakan praktik IMD pada bayinya, sementara hanya 15,6% yang melaksanakan IMD. Di antara responden yang melaksanakan IMD tersebut, mayoritas (93,3%) responden berhasil memberikan ASI eksklusif. Uji Chi-Square memperlihatkan nilai p = 0,004 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara IMD dan keberhasilan pemberian ASI eksklusif di Kota Kupang. Edukasi terkait manfaat dan cara pemberian IMD dan ASI Eksklusif serta hubungan antar keduanya perlu diberikan kepada orang tua mulai dari masa kehamilan ibu hingga bayi mulai menyusui