Anak-anak penyandang disabilitas umumnya mengalami keterbatasan intelektual yang berdampak pada rendahnya kemampuan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, khususnya keterampilan menyikat gigi. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi edukatif yang efektif dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan gigi berbasis media audio-visual terhadap peningkatan keterampilan menyikat gigi pada anak disabilitas. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest non-equivalent control group. Sampel ditentukan melalui purposive sampling yang melibatkan siswa SLB dan dibagi ke dalam kelompok kontrol serta intervensi. Intervensi berupa pemutaran video edukasi menyikat gigi yang benar, sementara pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi berbentuk checklist. Analisis data menggunakan uji Paired T-Test dan Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menyikat gigi yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0,000 (p<0,05), yang mengindikasikan efektivitas media audio-visual dalam meningkatkan keterampilan tersebut. Dengan demikian, pendidikan kesehatan gigi melalui media audio-visual terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran bagi anak disabilitas, serta direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan oleh sekolah dan orang tua guna memperkuat hasil pembelajaran.