Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Skala Prioritas Mustahiq Zakat Prespektif Maqashid Syariah: Studi fatwa MUI Afghan Pijar Basmalah; Moh. Rifqi Wahyudi; Ulfa Satira
Wasathiyyah Vol 8 No 1 (2026): Wasathiyyah: Jurnal Pemikiran Fikih dan Ushul Fikih
Publisher : Wasathiyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58470/wasathiyyah.v8i1.120

Abstract

Artikel ini mengkaji tiga fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait distribusi zakat untuk penanggulangan bencana, pemberian beasiswa, serta kegiatan produktif dan kemaslahatan umum. Pada prinsipnya, distribusi zakat harus selaras dengan maqāṣid al-syarī‘ah agar skala prioritas mustah}iq dapat ditentukan secara tepat, sehingga penyaluran zakat berlangsung efektif dan tujuan utamanya tercapai secara optimal. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan, penelitian ini berupaya mengkaji kembali tujuan utama pensyariatan zakat melalui pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah sebagai pisau analisis dalam menentukan skala prioritas mustahiq zakat, dengan mempertimbangkan konteks sosial dan kondisi masyarakat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan utama pensyariatan zakat adalah daf‘u ḥājāt al-fuqarā’ wa al-masākīn (pemenuhan kebutuhan fakir dan miskin), sehingga dua golongan ini menjadi prioritas utama dalam distribusi zakat. Meskipun demikian, dinamika sosial dan kondisi aktual masyarakat dapat memengaruhi perubahan skala prioritas tersebut. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa ketiga fatwa MUI yang dikaji pada dasarnya selaras dengan maqāṣid al-syarī‘ah dan telah sesuai dengan skala prioritas mustaḥiq zakat. Namun demikian, ketentuan mengenai distribusi zakat untuk kemaslahatan umum masih memerlukan perincian yang lebih tegas agar tidak membuka ruang penafsiran yang terlalu luas dan berpotensi mengalihkan zakat kepada sektor-sektor yang tidak bersifat prioritas, sehingga menyimpang dari tujuan utama pensyariatan zakat.