Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Prinsip Iḥtiyāṭ Dan ‘Adam Al-Ḥaraj Dalam Memilih Pandangan Ulama Moh. Badawi Yusuf; Hesti Suci Cahyani; Nurul Huda
Wasathiyyah Vol 8 No 1 (2026): Wasathiyyah: Jurnal Pemikiran Fikih dan Ushul Fikih
Publisher : Wasathiyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58470/wasathiyyah.v8i1.122

Abstract

Fikih sebagai bagian dari hukum syariat Islam mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, baik hubungan dengan Allah maupun dengan sesama. Sebagai hasil interpretasi ulama terhadap dalil-dalil syariat, fikih melahirkan beragam pandangan hukum, dari yang ringan hingga yang berat. Dalam praktiknya, masyarakat awam kerap cenderung memilih pendapat yang lebih mudah dengan alasan prinsip ‘Adam al-Ḥaraj (kemudahan), meskipun terdapat pula prinsip iḥtiyāṭ (kehati-hatian) yang tampak berlawanan dengannya. Penelitian ini bertujuan mengkaji hakikat dan otoritas kedua prinsip tersebut sebagai pedoman bagi masyarakat dalam menyikapi perbedaan pendapat ulama. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan sumber utama dari kitab-kitab tura>th dan literatur kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua prinsip tersebut memiliki fungsi saling melengkapi dalam penerapan hukum Islam, sehingga keduanya perlu dipahami secara proporsional sesuai konteks dan kemampuan mukallaf.