Choirunnissa, Hanifah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan terapi dzikir dalam menurunkan nyeri dada pada pasien Acute Coronary Syndrome di ruang Instalasi Gawat Darurat Choirunnissa, Hanifah; Chanif, Chanif; Baidhowy, Arief Shofyan
Holistic Nursing Care Approach Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v5i2.15679

Abstract

Penyakit Acute Coronary Syndrome (ACS) menjadi suatu keadaan gawat darurat akibat tersumbatnya arteri koroner sehingga aliran darah yang menuju ke jantung akan berhenti secara tiba-tiba dan jaringan akan mati. Kondisi ini akan menimbulkan adanya rasa nyeri dada. Nyeri dada akan mempengaruhi kondisi fisik maupun psikologis penderita, sehingga perlu intervensi untuk mengurangi nyeri yang dirasakan. Salah satu intervensi non farmakologis yaitu menggunakan terapi dzikir. Tujuan studi kasus adalah untuk melakukan penerapan terapi dzikir yang dikombinasikan dengan terapi farmakologis untukĀ  menurunkan nyeri dada pada pasien ACS. Metode yang digunakan deskriptif studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek studi kasus adalah 3 pasien ACS dengan kriteria mengalami nyeri dada skala 4-6, berusia 55-65 tahun, beragama Islam, dan memperoleh terapi farmakologis aspirin. Intervensi terapi dzikir ini dilakukan sebanyak satu kali dengan durasi selama selama 17 menit setelah pemberian obat farmakologis. Skala nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian terapi dzikir. Hasil studi kasus menunjukkan ketiga subyek studi mengalami penurunan skala nyeri sebelum diberikan terapi dzikir yaitu skala nyeri sedang (4-6) dan setelah pemberian terapi dzikir yaitu turun menjadi nyeri ringan (1-3). Terapi dzikir dapat digunakan sebagai salah satu penatalaksanaan kombinasi untuk menurunkan nyeri dada pada pasien ACS.