Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penanganan Dermatofitosis Pada Kucing Persia: Studi Kasus: Treatment of Dermatophytosis in Persian Cats: A Case Study Suzana, Rita; Alfara, Azed
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 9 No. 1 (2026): February (In Press)
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v9i1.120

Abstract

Dermatofitosis adalah penyakit kulit yang sering terjadi pada kucing yang disebabkan oleh kapang dermatofita. Gejala klinis yang terlihat dari kucing Olive yaitu rasa gatal yang parah di hampir di seluruh bagian tubuh. Berdasarkan pemeriksaan klinik ditemukan kerak coklat kehitaman di hampir seluruh bagian tubuhnya dengan pola cincin yang merupakan gejala yang khas dari penyakit dermatofitosis. Tindakan yang dilakukan pertama kali yaitu pencukuran rambut dan selanjutnya dilakukan pengobatan terapi oral dan topikal. Terapi oral yaitu pemberian itraconazole dengan dosis 10 mg/kg/bb selama 7 hari dan terapi topikal yaitu pemberian salep racikan jamur dengan bahan ketoconazole dengan dosis 20 mg dan ditambahkan stem cell dengan pemberian 2 x sehari secara topikal.  Hasil dari pengobatan terapi oral dan topikal pada kucing Olive menunjukkan hasil yang baik dengan pelepasan kerak/keropeng dengan sendirinya di hampir seluruh bagian tubuhnya.