Katarak merupakan kondisi di mana lensa mata menjadi keruh sehingga mengganggu kemampuan penglihatan. Pasien yang akan menjalani operasi katarak sering kali mengalami kecemasan yang dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisik maupun mental, serta berpotensi memperlambat proses pemulihan pascaoperasi. Intervensi non-farmakologis dengan mengunakan terapi murottal Al-Qur'an surat Al-Mulk dalam menurunkan kecemasan. Tujuan penelitian untuk Mengetahui Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur'an Surat Al-Mulk Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Katarak dengan Anastesi Lokal di Rumah Sakit Kramat 128 Jakarta Pusat Tahun 2025. Desain penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Experiment Design dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah Pasien Pre Operasi Katarak dengan Anastesi Lokal di Rumah Sakit Kramat 128 Jakarta Pusat dalam 1 tahun terakhir sebanyak 353 pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan SOP dan kuesioner APAIS. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan Paired T test. Hasil didapatkan dengan uji paired t test diketahui bahwa nilai p value 0,000 berarti P<0,05, sedangkan hasil dari Effect Size sebesar 8,76 diketahui adanya efek yang sangat tinggi, maka dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur'an Surat Al-Mulk Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Katarak dengan Anastesi Lokal di Rumah Sakit Kramat 128 Jakarta Pusat Tahun 2025. Pihak rumah sakit diharapkan dapat menyusun dan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait pemberian terapi murottal Al-Qur’an Surat Al-Mulk sebagai intervensi nonfarmakologis untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien preoperasi, khususnya pasien yang akan menjalani operasi katarak dengan anestesi lokal.