Diabetes melitus (DM) tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan mandiri yang baik, termasuk kepatuhan dalam penyuntikan insulin. Edukasi kesehatan dengan media audio visual dinilai mampu meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pasien karena bersifat menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian edukasi menggunakan media audio visual terhadap tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien tentang penyuntikan insulin pada penderita DM tipe II.Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Kota Depok tahun 2025. Sampel penelitian adalah pasien DM tipe II yang mendapatkan terapi insulin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan kepatuhan sebelum dan sesudah pemberian edukasi media audio visual. Analisis data menggunakan uji statistik dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil mayoritas responden berusia lansia awal (65%), berjenis kelamin perempuan (70%), berpendidikan SMA (45%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (45%). Tingkat pengetahuan sebelum edukasi mayoritas berada pada kategori cukup dan meningkat menjadi kategori baik setelah edukasi. Kepatuhan sebelum intervensi mayoritas rendah dan meningkat menjadi tinggi setelah edukasi. Hasil uji statistik menunjukkan adanya efektivitas edukasi media audio visual terhadap tingkat pengetahuan (p=0,005) dan kepatuhan (p=0,010). Kesimpulan edukasi dengan media audio visual efektif meningkatkan tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien DM tipe II dalam penyuntikan insulin.Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit yang disebabkan penurunan sekresi insulin.