Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM CELENGAN KREATIF DIY DENGAN TEKNOLOGI KALKULATOR UNTUK MENUMBUHKAN BUDAYA MENABUNG SEDARI DINI Nova Destrinia Fadillah; Gusnila Sari; Masayu Anantasya; Salwa Rahma Azzahra
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan anak-anak usia 5-12 tahun dalam memahami konsep dasar pemasukan, pengeluaran, dan pencatatan transaksi keuangan menjadi perhatian utama di Panti Asuhan PYI Yatim & Zakat Cabang Graha Raya Bintaro. Anak-anak masih mengalami kesulitan dalam membedakan jenis transaksi serta belum terbiasa menghitung dan mencatat saldo tabungan akibat keterbatasan media pembelajaran, tidak tersedianya alat bantu hitung seperti kalkulator, serta belum adanya buku tabungan sebagai sarana latihan. Permasalahan ini menunjukkan perlunya pendekatan edukatif yang menarik dan mudah dipahami untuk menumbuhkan budaya menabung sedari dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dasar anak melalui penggunaan celengan kreatif DIY untuk menumbuhkan motivasi menabung, pelatihan pencatatan transaksi sederhana, dan demonstrasi penggunaan kalkulator sebagai alat bantu perhitungan. Metode yang digunakan adalah demonstrasi-interaktif yang meliputi; pemberian materi, praktik pencatatan transaksi melalu games kartu transaksi, demonstrasi penggunaan kalkulator, serta kegiatan melukis celengan kreatif DIY. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam membedakan jenis transaksi, menghitung saldo akhir dengan tepat, serta meningkatnya motivasi menabung melalui pemanfaatan celengan kreatif yang merupakan hasil karya anak secara mandiri. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam memperkuat pemahaman finansial dasar pada anak-anak Panti Asuhan PYI Yatim & Zakat Cabang Graha Raya Bintaro. Namun, keberlanjutan program masih memerlukan pendampingan khusus agar kebiasaan menabung yang telah terbentuk dapat dipertahankan secara konsisten.