Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala yang dialami oleh mahasiswa Sosiologi tahun dalam menyusun skripsi dan untuk mengetahui cara mahasiswa sosiologi dalam menyelesaikan skripsi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan sampel sensus pada seluruh mahasiswa sosiologi angkatan 2018 dan 2019 sebanyak 81 orang mahasiswa, dengan pengumpulan data melalui survei dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menjadi kendala bagi mahasiswa sosiologi dalam menyusun skripsi terdiri dari dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Kendala intenal yang paling dominan yang menjadi kendala bagi mahasiswa sosiologi adalah kesulitan dalam menggunakan teknologi seperti kuesioner dalam google form atau wawancara dengan cara video call yaitu dengan perolehan persentase SS + S = 87.65%. Artinya mahasiswa tidak terbiasa atau tidak memahami cara membuat dan menyebarkan kuesioner melalui Google Form. Faktor eksternal yang paling dominan yang menjadi kendala bagi mahasiswa sosiologi adalah mahasiswa setuju jika kampus mengeluarkan kebijakan untuk memperpanjang pengambilan data skripsi tanpa membayar biaya UKT lagi semester baru yaitu dengan perolehan persentase SS + S = 100%. Artinya Kampus tidak memberikan keringanan tersebut. Meskipun mahasiswa menginginkan adanya kebijakan tersebut, kampus belum mengeluarkan kebijakan keringanan pembayaran UKT, sehingga mahasiswa merasa terbebani secara finansial ketika waktu penyusunan skripsi mereka melewati batas semester. Upaya mahasiswa sosiologi dalam penyelesaian skripsi adalah dengan cara membangun motivasi diri dan membuat perencanaan akademis.