Gufron, Muhamad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Virtual reality (VR) dalam pembelajaran perawatan luka terhadap self-efficacy dan kemampuan psikomotor mahasiswa keperawatan: A systematic literature review Gufron, Muhamad; Nani, Desiyani
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 12 (2026): Volume 19 Nomor 12
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i12.1873

Abstract

Background: Advances in digital technology have transformed nursing education by providing innovative learning methods, particularly for practicum activities requiring clinical precision. Virtual Reality (VR) has emerged as an interactive simulation tool that offers a realistic clinical environment, enabling students to safely practice procedures without risking patient harm. Purpose: To evaluate the effectiveness of virtual reality in wound care practicum learning on improving nursing students' self-efficacy and psychomotor skills. Method: A systematic literature review (SLR) was conducted using the PRISMA framework. Relevant scientific articles published between 2014 and 2024 were retrieved from PubMed, ScienceDirect, and DOAJ databases. Of the 11,445 identified studies, seven articles met the inclusion criteria and were analyzed. Results: The review showed that VR-based learning consistently improved nursing students' self-efficacy, motivation, and psychomotor performance, particularly in wound care and dressing procedures. VR enabled repeated practice, real-time feedback, and a deeper understanding of clinical tasks compared to conventional teaching approaches. Conclusion: Virtual reality is an effective, safe, and innovative educational strategy that significantly improves the clinical competence of nursing students. Its integration into the nursing curriculum has strong potential as a modern teaching approach in the digital age.   Keywords: Nursing Students; Psychomotor Abilities; Self-Efficacy; Virtual Reality (VR); Wound Care Learning.   Pendahuluan: Kemajuan teknologi digital telah mentransformasi pendidikan keperawatan dengan menyediakan metode pembelajaran inovatif, terutama untuk aktivitas praktikum yang membutuhkan presisi klinis. Virtual reality (VR) telah muncul sebagai alat simulasi interaktif yang menawarkan lingkungan klinis yang realistis, memungkinkan mahasiswa mempraktikkan prosedur dengan aman tanpa risiko cedera pada pasien. Tujuan: Untuk mengevaluasi efektivitas virtual reality dalam pembelajaran praktikum perawatan luka terhadap peningkatan  self-efficacy dan keterampilan psikomotorik mahasiswa keperawatan. Metode: Systematic literature review (SLR) dilakukan menggunakan kerangka kerja PRISMA. Artikel ilmiah relevan yang diterbitkan antara tahun 2014-2024 diambil dari basis data PubMed, ScienceDirect, dan DOAJ. Dari 11,445 studi yang teridentifikasi, 7 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Hasil: Tinjauan ini menunjukkan, bahwa pembelajaran berbasis VR secara konsisten meningkatkan self-efficacy, motivasi, dan kinerja psikomotorik mahasiswa keperawatan, terutama dalam prosedur perawatan luka dan pembalutan. VR memungkinkan praktik berulang, umpan balik waktu nyata, dan pemahaman yang lebih mendalam tentang tugas-tugas klinis dibandingkan dengan pendekatan pengajaran konvensional. Simpulan: Virtual reality merupakan strategi pendidikan yang efektif, aman, dan inovatif yang secara signifikan meningkatkan kompetensi klinis mahasiswa keperawatan. Integrasinya ke dalam kurikulum keperawatan memiliki potensi yang kuat sebagai pendekatan pengajaran modern di era digital.   Kata Kunci: Kemampuan Psikomotor; Mahasiswa Keperawatan; Pembelajaran Perawatan Luka; Self-Efficacy; Virtual Reality (VR).