Nuryadin, Anatasya Savira
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Playing Exercise (Perceptual Motor Program) Terhadap Keseimbangan Pada Anak Autism Spectrum Disorder (ASD) Usia 7-12 Tahun Nuryadin, Anatasya Savira; Astriyana, Sevy; Ayu, Warih Anjari Dyah Kusumaning
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1633

Abstract

Gangguan perkembangan merupakan masalah yang terjadi pada anak. Di Indonesia banyak anak yang memiliki masalah gangguan perkembangan, salah satunya adalah autism. Autism Spectrum Disorder adalah gangguan perkembangan ditandai dengan gangguan saat berinteraksi sosial, misalnya kesulitan bermain dengan teman sebayanya, jika diajak berbicara tidak ada kontak mata, dan saat di panggil namanya tidak merespon. Anak autism memiliki gangguan perilaku, misalnya anak tidak bisa diam, lari tidak terarah, melakukan gerakan yang berulang-ulang (stereotype). Keseimbangan adalah kemampuan seseorang untuk mempertahankan posisi tubuhnya dalam keadaan diam (statis) dan bergerak (dinamis). Keseimbangan sangat diperlukan anak-anak untuk melakukan satu aktivitas tertentu serta untuk menguasai gross motor karena keseimbangan merupakan bagian dari kompetensi gross motor pada anak. Gangguan keseimbangan merupakan salah satu motor impairment yang menjadi problematik pada anak autism. Menurut observasi peneliti pada beberapa SLB di Surakarta, peneliti melihat bahwa beberapa anak autism mengalami gangguan keseimbangan, mereka sulit mempertahankan keseimbangannya terutama pada keseimbangan dinamis. Gangguan keseimbangan pada anak autism menjadi salah satu hal utama bagi peneliti untuk melatih keseimbangan pada anak autism spectrum disorder (ASD) dengan modalitas playing exercise dengan metode perceptual motor program. Playing exercise adalah exercise yang menerapkan permainan sebagai media yang efektif untuk kebebasan anak dalam bergerak, bereksplorasi, berekspresi verbal, melatih ketrampilan dalam komunikasi, meningkatkan perkembangan emosional, meningkatkan perkembangan sosial, cepat dalam mengambil keputusan, serta dapat meningkatkan kognitif anak. Metode perceptual motor program bertujuan untuk melatih kemampuan dan keterampilan fungsional melalui input sensorik, integrasi sensorik, interpretasi motorik, aktivitas motorik, dan feedback