Timoriawan, Shanella Oktabilla
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS SDM, PEMANFAATAN TI, DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP PENGELOLAAN DANA DESA DENGAN MODERASI KECERDASAN SPIRITUAL Timoriawan, Shanella Oktabilla; Munari, Munari
Jurnal Akuntansi Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v12i1.2430

Abstract

ABSTRAKDi Indonesia, korupsi kemungkinan besar memengaruhi sektor pemerintahan desa, yang menunjukkan bahwasannya ada masalah signifikan dengan cara pengelolaan pendapatan desa. Ketidakmampuan dan kurangnya kesiapan otoritas desa untuk menangani jumlah uang yang relatif besar ialah satu diantara faktor utama. Sampel 102 pejabat dari 14 desa di Kabupaten Pandaan dipakai pada penyelidikan kuantitatif ini. Kuesioner menggunakan skala diferensial semantik 1–7 dipakai untuk mengumpulkan data. Dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4.0, metode analisis yang dipakai ialah Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Temuan penelitian menunjukkan bahwasannya tidak setiap variabel independen secara langsung memengaruhi manajemen keuangan. Tidak ada dampak yang terlihat dari kualitas sumber daya manusia. Sebaliknya, sistem pengendalian internal serta pemanfaatan teknologi informasi sama-sama menyajikan kontribusi yang bermanfaat, dengan sistem pengendalian internal sebagai komponen yang paling penting. Telah dibuktikan bahwasannya kecerdasan spiritual memperkuat pengaruh manajemen keuangan dengan memoderasi hubungan antara manajemen keuangan dan kualitas sumber daya manusia. Namun, pada kenyataannya, variabel ini mengurangi dampak pengendalian internal dan teknologi informasi. Berlandaskan hasil ini, elemen teknis dan struktural mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap kinerja manajerial daripada nilai-nilai individual.Kata kunci: Kecerdasan Spiritual, Kualitas SDM, Pemanfaatan TI, Pengelolaan Dana Desa, Sistem Pengendalian InternalABSTRACTThe village government sector represents the most corruption-prone area in Indonesia, reflecting persistent and serious challenges in the management of village funds. A primary contributing factor is the limited capacity and lack of preparedness among village officials in administering relatively large financial resources. This study adopts a quantitative approach, involving a sample of 102 village officials across 14 villages within the Pandaan District. Questionnaires with a semantic differential scale from 1 to 7 were used to gather data. With the aid of SmartPLS version 4.0 software, the analysis was carried out using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results show that not every independent variable directly affects financial management. The impact of human resource quality is not statistically significant. On the other hand, the use of internal control systems and information technology both show beneficial effects, with internal control being the most important component. Furthermore, spiritual intelligence is found to moderate the relationship between human resource quality and financial management by strengthening its effect. However, it attenuates the influence of information technology utilization and internal control systems. These results suggest that the effectiveness of financial management is more reliant on technical and structural aspects rather than solely on personal value-based dimensions.Keywords: Human Resource Quality, Internal Control System, Spiritual Intelligence, Utilization of Information Technology, Village Fund Management.