This research aims to analyze the learning styles of students with intellectual disabilities using qualitative methods to dig deeper into the characteristics of their learning styles. The learning styles of students with intellectual disabilities are often influenced by their intellectual limitations, which affect the way they absorb and process information. Through a qualitative approach, this research focuses on collecting in-depth data through direct interviews with teachers, parents and students themselves to understand their needs and the most effective learning strategies. With this approach, it is hoped that certain patterns can be found that can help teachers in designing learning that is more appropriate to the characteristics and potential of students with intellectual disabilities. These interviews provide an opportunity to gain a subjective view of how students with intellectual disabilities learn and interact with learning materials. It is hoped that the results of this research will provide deeper insight into the importance of adapting teaching methods to suit the individual learning styles of students with intellectual disabilities, so as to increase the effectiveness of the learning process for them. The findings from this research can also be a basis for developing better inclusive education policies in the future Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya belajar siswa tunagrahita dengan menggunakan metode kualitatif untuk menggali lebih dalam tentang karakteristik gaya belajar mereka. Gaya belajar siswa tunagrahita sering kali dipengaruhi oleh keterbatasan intelektual yang dimiliki, yang mempengaruhi cara mereka menyerap dan mengolah informasi. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini berfokus pada pengumpulan data secara mendalam melalui wawancara langsung dengan guru, orang tua, serta siswa itu sendiri untuk memahami kebutuhan dan strategi pembelajaran yang paling efektif bagi mereka. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat ditemukan pola-pola tertentu yang dapat membantu guru dalam merancang pembelajaran yang lebih sesuai dengan karakteristik dan potensi siswa tunagrahita. Wawancara ini memberikan kesempatan untuk memperoleh pandangan subjektif mengenai bagaimana siswa dengan disabilitas intelektual ini belajar dan berinteraksi dengan materi pembelajaran. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai pentingnya adaptasi metode pengajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar individu siswa tunagrahita, sehingga dapat meningkatkan efektivitas proses pembelajaran bagi mereka. Temuan dari penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan pendidikan inklusif yang lebih baik di masa depan.