Nuraida Sitepu
Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI MEDIA MAGIC STRAW DI TK AL JAMA’IYAH T.A 2023/2024 Nuraida Sitepu; Novita Friska
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i01.5310

Abstract

Abstrak ditulis maksimal 250 kata yang menggambarkan masalah,tujuan penelitian, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil uji dari media yaitu media magic straw yang dilengkapi dengan lembar observasi pada kegiatan anak untuk melihat kemampuan kognitif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan merupakan penelitian yang dilakukan melalui tindakan di kelas oleh guru/peneliti. Penelitian tindakan dapat dikategorikan menjadi empat, yaitu: (1) Perencanaan (2) Tindakan (3) Observasi (4) Refleksi, untuk upaya meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui media magic straw. Instrument pada penelitian ini menggunakan lembar observasi (ceklist) yang digunakan sebagai instrumen penelitian untuk mengetahui pengembangan kognitif anak agar peniliti terarah dalam melakukan obervasi sehingga hasil data dapat diperoleh dengan mudah. Dari data hasil tindakan penelitian pada siklus II khususnya pada peningkatan kemampuan kognitif anak yang dimulai dari pembukaan atau kegiatan awal, kegiatan inti, penutup atau kegiatan akhir. Pada siklus II anak-anak menunjukkan beberapa sikap yang lebih baik Iagi dari siklus I, salah satu diantaranya anak-anak mulai bisa menjawab dengan cepat dan tepat, serta mampu aktif dalam merespon stimulus yang diberikan oleh guru. Serta tanpa keliru dan menebak-nebak jawaban. Dari hasil observasi anak di siklus II menunjukkan bahwa hanya ada beberapa anak mendapatkan nilai l, maka pada siklus II yang mendapatkan nilai 1 telah berkurang. Maka pada siklus II kemampuan kognitif anak meningkat.