Illas Melisa
Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI KOMIK DIGITAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI CERITA DONGENG KELAS V UPT SD 060925 MEDAN AMPLAS Illas Melisa; Sutarini Sutarini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i01.5432

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan ( Research and Development), kemudian produk dari penelitian pengembangan ini berupa media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D dari Thiagarajan yang telah dimodifikasi menjadi 3D yang telah dijelaskan pada Bab III yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan) dan Development (Pengembangan). Hasil penelitian dan pengembangan ini menghasilkan produk media yang menjelaskan kearifan lokal pembelajaran bahasa Indonesia materi cerita dongeng kelas V yang dikemas dalam bentuk media komik. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket. Teknik analisis data yaitu deskriptif kualitatif. Hasil telaah materi yang terbagi ke dalam 5 aspek, rata-rata penilaian secara keseluruhan terhadap ahli materi terhadap media didapatkan persentase sebesar 78%. Persentase ini termasuk kriteria valid untuk digunakan sebagai media dalam aktivitas pembelajaran bahasa Indonesia materi cerita dongeng kelas V. Hasil telaah media menunjukkan bahwa rata-rata penilaian secara keseluruhan didapatkan persentase sebesar 96%. Persentase ini termasuk kriteria sangat valid (sangat layak) untuk digunakan sebagai media dalam aktivitas pembelajaran bahasa Indonesia materi cerita dongeng kelas V SD. Hasil respon guru bahwa, rata-rata penilaian secara keseluruhan terhadap ahli materi terhadap media didapatkan persentase sebesar 80%. Dan hasil telaah respon siswa terhadap media didapatkan persentase sebesar 88%. Persentase ini termasuk kriteria valid untuk digunakan sebagai media dalam aktivitas pembelajaran bahasa Indonesia materi cerita dongeng kelas V.