Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media interaktif digital berbasis chatbot terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV UPT SPF SD Inpres Borong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi-experimental) dan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diajarkan menggunakan media chatbot secara individual dan kelas kontrol yang diajarkan tanpa menggunakan media digital. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen adalah 83,00 dengan standar deviasi 8,158, sedangkan kelas kontrol memiliki rata-rata 65,83 dengan standar deviasi 11,225. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media interaktif digital berbasis chatbot dengan peningkatan hasil belajar peserta didik. Hasil ini didukung oleh teori pembelajaran sosial Bandura dan teori kognitif Sweller, serta diperkuat oleh temuan dari penelitian sebelumnya. Meskipun demikian, penggunaan media ini masih memiliki keterbatasan seperti akses teknologi yang belum merata dan potensi dampak dari penggunaan media digital secara berlebihan. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan chatbot sebagai salah satu alternatif media pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar.